#11 : Tips Untuk Yang Mau Berkurban

Lebaran Idul Adha sudah datang lagi, dan bagi saya suasananya agak Beda. Biasanya saya selalu merayakan lebaran dengan keluarga, sekarang saya malah lebaran sendirian. Hufff... Ini libur lebarannya nggak manusiawi banget. Kenapa hari Minggu? Kenapa nggak Jum'at atau Senin aja? Mana kerjaan di kantor belum selesai dan nggak bisa ditinggal. Sampai-sampai hari Sabtu ini saya masuk kantor. #CurhatDikit
Idul Adha tentu saja nggak lepas dari istilah kurban. Yang dikurbankan ini harus hewan ternak seperti Unta, Sapi, dan Kambing. Beberapa Ulama bilang urutan yang paling Afdhal itu Unta dulu, kemudian Sapi, dan yang terakhir baru Kambing (disarankan Domba daripada Kambing Jawa). Yah, sesuai kemampuan masing-masing orang sih.
Berkurban itu nggak boleh sembarangan. Ada tips yang harus dijalankan saat memilih hewan kurban, inilah tips yang bisa saya share.
1. Hewan Ternak Yang Terbaik
Sekali lagi saya sampaikan kalau hewan yang dipilih harus hewan ternak (yang besar). Diutamakan Unta, tapi karena di Indonesia nggak ada Unta jadi Sapi atau Kambing pun bisa. Unta dan Sapi menyamai 7 ekor Kambing. Jangan sampai kita memilih hewan yang lebih kecil dari Kambing misalnya Kelinci atau malah Hamster. Ckckck, nggak bener itu...
Harus dipilih yang terbaik, jadi kalau beli hewan kurban sebaiknya cari yang paling mahal. Semakin mahal biasanya semakin gemuk. Jangan samakan dengan membeli barang, kalau kurban itu urusannya sama akhirat, Insyaallah kita bisa dapat ganti lebih baik di akhirat nanti. Nggak usah sayang kalau mau ngeluarin uang banyak buat berkurban. Nabi Ibrahim aja malah sampai rela mau membunuh anak kesayangannya sendiri, Ismail untuk dikurbankan demi menuruti perintah Allah swt. Yah, tapi untungnya nggak jadi dan Allah akhirnya mengganti dengan hewan sembelihan besar. Sumber : surat Ash-Shaaffaat ayat 102- 107
2. Hewan Yang Sehat
Gimana caranya bisa tau hewan itu sehat apa nggak? Di sini kita nggak perlu ngecek terlalu detail layaknya Dokter hewan. Bagian yang terpenting yang perlu dicek adalah Mata, hidung, dan Kulit. Apakah matanya tampak kuning atau memerah atau malah buta? Apakah hidungnya berlendir? Apakah kulitnya terdapat bintik-bintik? Kalau iya sudah bisa dipastikan hewan ini sedang sakit. Pastikan juga kalau hewan kurban yang kita pilih ini kakinya nggak pincang.
Makanya kalau milih hewan kurban sebaiknya berdoa dulu, pastikan lingkungan atau kandang tempat hewan kurban itu dalam keadaan baik. Atau kalau baru pertama kurban, sebaiknya waktu memilih hewan kurban serahkan pada orang yang lebih berpengalaman yang bisa dipercaya.
===================
Kalau hewan kurbannya sudah dibeli, waktu penyembelihan ada beberapa hal yang perlu diperhatikan juga supaya nilai pahala berkurban jadi sempurna.
1. Sertakan Nama Allah
Jangan lupa baca kalimat ini : "Allahu akbar... Allahu akbar... Allahu akbar...".
Jangan sampai kita malah nyebut nama orang, misalnya saking cintanya nih sama pacar terus waktu nyembelih kurban sampai nama pacar aja disebut. Nggak akan syah itu kurbannya, sayang kan uang yang dikeluarin?
![]() |
| WARNING !!! JANGAN DICONTOH |
2. Bagian Yang Disembelih Adalah Urat Lehernya
Kenapa harus urat leher? Ya biar cepet mati. Semakin cepet mati itu semakin bagus karena kita nggak menyiksa hewan kurban. Nggak boleh pakai cara yang sadis, misalnya sebelum disembelih hewan kurban dipukul-pukul atau dikasih racun dulu biar mati baru disembelih. Hewan ini udah jadi Bangkai duluan kalau begitu.
Selesai disembelih, biarkan dulu hewan kurban mengantarkan nyawanya. Biasanya masih gerak-gerak dikit, kedip-kedip, atau kejang-kejang. Nah, kalau kayak gitu jangan langsung dikuliti atau malah dipukul-pukuli biar segera mati. Nyiksa juga itu namanya...
3. Pisahkan Dulu Dari Hewan-Hewan Kurban Yang Lain
Ini penting, jangan sampai kita menjatuhkan mental dan membuat hewan kurban depresi karena liat temennya disembelih. Si kurban pasti langsung membayangkan betapa sakit dan perihnya itu. Serius ini...
Gimanapun juga hewan kurban juga makhluk hidup yang harus kita perlakukan dengan layak. Bahkan sampai detik-detik ajalnya tiba dia harus tetap kita beri kasih sayang.
Begitulah tips-tips yang bisa saya bagikan di sini, semoga bermanfaat.
Selamat Idul Adha 1432 H. Semoga dengan semangat ikhlas kita berkurban bisa meningkatkan iman dan taqwa kita. Mohon maaf lahir dan batin.
Published with Blogger-droid v2.0.1


Comments
@ajie :ok, maturnuwun
@sang nanang : sering dibahas di ceramah2, terutama kalau sholat Ied tiap tahun pasti tema ceramahnya ttg kurban. Haha
mampir juga gan and follow juga blog ane yg sangat sederhana
http://falahmulyana.blogspot.com/